Profil Dokter

Prof. Dr. dr. Wachyu Hadisaputra SpOG (K)

Kesehatan Reproduksi

Jakarta, 15-08-1971

wachyuhadi@yahoo.com


Prof. Dr. dr. Wachyu Hadisaputra, SpOG (K) lahir di Kuningan tanggal 18 Maret 1950. Beliau lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada tahun 1974 dan menempuh pendidikan Spesialis Obstetri dan Ginekologi pada tahun 1980. Kemudian pada tahun 1991, beliau selesai mengambil Fellowship on Reproductive Endocrinology di Sidney dan pada 2003, beliau dikukuhkan sebagai Konsultan Fertilitas dan Endokrinologi Reproduksi (KFER). Pada tahun 2012, beliau menyelesaikan Program Doktor di bidang Ilmu Kedokteran dengan gelar Cum Laude. Beliau Dikukuhkan sebagai Guru Besar Departemen Obstetri dan Ginekologi Universitas Indonesia pada tahun 2013.

Selain menempuh pendidikan formal, Beliau juga beberapa kali mengikuti pelatihan antara lain Training on Operative Endoscopy, King George V Hospital di Sidney, Advanced Intensive Small Group Tutorial in Gynecologic Laparoscopy and Hysteroscopy di Amerika Serikat dan Training on Operative Endoscopy and Laser Surgery di Jerman.

Selain aktif sebagai pengajar, beliau saat ini juga menjabat Kepala Klinik Raden Saleh dan Presiden Indonesian Gynecological Endoscopy Society (IGES).

Di sela-sela kesibukan, beliau aktif melakukan penelitian dan sudah dipublikasikan antara lain Clinical sign and symptoms and serum level of interleukin-6 and tumor necrosis factor in women with or without endometriosis, The management of Asherman syndrome in gynecology, Moderate-serve Endometriosis Show Higher CA-125 Serum Level Compared to Minimal-Mild Endometriosis.

Beliau juga sering diundang sebagai pembicara di acara ilmiah baik tingkat nasional maupun internasional seperti Pembicara pada International Society Gynecology Endoscopy (ISGE) Hysteroscopic Workshop di Kenya, Pembicara pada 14th Annual Congress of the Asian-Pacific Association for Gynecologic Endoscopy and Minimally Invasive Therapy, Seoul, dan Pembicara pada APAGE- 11th Annual Congress of the Asia-Pacific Association for Gynecologic Endoscopy and Minimally Invasive Therapy.

Agenda Kegiatan

Obgynfkuirscm Twitter